Malam jam sepuluh, lihat wastafel penuh piring bertumpuk. Sedikit keputus asaan itu. Besok pagi janji bisa cuci, tapi besok pagi juga terburu. Wastafel tetap penuh. Seorang ubah satu aturan kebiasaan, tumpukan hilang. Waktu cuci berkurang jadi sepuluh detik dari satu momen jadi yang perlu dilakukan langsung.
Tumpukan Piring Berat Bukan dari Kuantitas, Tapi Waktu Lihat
Cuci satu piring di wastafel dengan cuci sepuluh piring terakumulasi, muatan beban pikiran beda sepuluh kali. Waktu kerja cuma tiga kali berlipat, tapi beban psikis tidak sesuai. Piring di mata dari pagi sampai malam. Saat makan, saat nonton, kepala terpinggir "nanti cuci". Belum mulai kerja, tenaga sudah terkikis. Malam buat, energi cuci hampir tidak ada.

