Ketika melihat tagihan bulan ini, mata saya tertuju pada deretan angka-angka kecil. Satu demi satu hanya ratusan ribu hingga seribu atau sedikit lebih. Dijumlahkan, itu setara dengan beberapa kali makan di luar. Aku tidak membencinya sampai mau membatalkan. Tapi kalau ditanya apakah setiap hari menggunakannya, jawabannya mungkin tidak. Layanan-layanan itu berada dalam jarak yang aneh, dan tanpa sadar aku sudah berlangganan sepuluh di antaranya. Awalnya mau membereskan hanya untuk menghemat saja, tapi yang timbul adalah pertanyaan polos: "Dari semua ini, mana saja yang benar-benar menjadi bagian dari hidupku?" Setelah enam bulan meninjau ulang, hanya tersisa tiga layanan.

