Pagi bangun, berpikir cucian. Ingat piring kemarin belum cuci. Sepatu di pintu harus dirapih, sprei harus diganti, sayuran kulkas harus dihabiskan. Belum apa-apa tapi sudah lelah. Tahun-tahun begini terus berulang.
Saat itu, "benar-benar urus" adalah mantra, dan aku tidak pernah merasa hidup itu mudah. Pikir standar tidak terpenuhi karena kelalaianku, berusaha lebih cepat bangun, lebih banyak akal, benar-benar bisa. Tapi suatu hari sadari: Makin benar-benar diurus, makin berat hidup. Saat itu semuanya berubah.

